hUjan itu bErBAU lho…!!!!
Musim penGhujan datang. Sebagai konsekuensinya, tak salah jika hujan turun setiap hari. Turunnya hujan menimbulkan beberapa efek, baik positif maupun negatif. Beberapa kebudayaan telah membentuk kebencian terhadap hujan. Hal ini disebabkan karena mobilitas yang terganggu ditambah pula bertambahnya barang bawaan seperti: payung dan jas hujan. Dan bagi beberapa orang, termasuk Gw cukup ribet ngurusin dua barang tersebut.
Namun, banyak orang juga lebih gemar tinggal di dalam rumah saat hujan turun. Tentunya, hujan yang turun akan mempengaruhi suhu di dalam kamar. Nah, disaat-saat ini lah selimut difungsikan, dan dengan merebahkan badan sesaat, kita pun akan tertidur. Semakin lama hujan turun, maka bangunnya juga akan semakin lama..whahaaa….
Lupakan, efek-efek yang ditimbulkan hujan tersebut. Nah sekarang, ada yang tau gak kalau hujan turun, ada bau khas yang ditimbulkannya..Banyak orang menganggap bahwa bau yang dicium pada saat hujan dianggap wangi atau menyenangkan. Sumber dari bau ini adalah petrichor, minyak yang diproduksi oleh tumbuhan, kemudian diserap oleh batuan dan tanah, dan kemudian dilepas ke udara pada saat hujan. Yaa, begitulah kira-kira..

agipras said,
November 10, 2008 at 8:38 am
Whahaaa…
Petrichor… Such a brilliant vocab I guess~
joice said,
November 11, 2008 at 1:50 am
Wah ahli biologi yang nyasar ke elektro….
hohoho…
urise said,
November 11, 2008 at 8:29 am
kok tau sih emang si bau air hujan nyegerin buat tubuh…baunya khas banget deh tapi kirain berasal dari tanah loh